Karena aku disebut sebagai anak teladan (Wuiiiih! Ngarep!^^), aku diberi ticket jalan-jalan ke Jerman. Aku ke Jerman pas Jamannya Adolf Hitler (namanya juga cerita -.-)Suatu hari, aku, Hitler, dan seorang Pastor yang menemaniku ke Jerman naik sebuah pesawat. Ditengah perjalanan, tiba-tiba Pilot panik. "Gawat! Gawat!" Aku nggak mengerti karena dua hal. Pertama, memang boleh menaiki pesawat kalau pilotnya nggak ngendarain? Yang kedua, kok Pilot Jerman bisa bahasa Indonesia? Indonesia memang hebat...
"Hey, what's happen, friend?" tanyaku. Kata si Pilot, "Gawat! Sebentar lagi Pesawat ini aan jatuh, dan kita hanya memiliki 3 buah parasut!" Saat itu aku tersadar, kalau kami ada berempat, yaitu aku, pastor, pilot dan Hitler.
"Saya harus melaporkan kejadian ini ke atasan saya, jadi saya ambil sebuah parasut." Segera si Pilot mengambil sebuah tas berisi Parasut dan langsung terjun bebas.
Lalu si Hitler berteriak, "Saya masih memiliki tugas memusnahkan bangsa Yahudi, jadi saya akan segera menyelamatkan diri!" Langsung saja si Hitler mengambil sebuah tas dan langsung terjun bebas.
Nah...... sekarang tinggal aku sama Pastor
Dengan sedih, si Pastor berkata, "Nak, aku sudah puas menjalani hidupku. {Huks Huks} Sedangkan kau {Segrak Segruk} masih harus... menjalani hidupmu yang masih panjang... {Hiks} Segeralah engkau menyelamatkan diri! Semoga Tuhan menyertaimu, Nak!''
Melihat si Pastor menangis, aku tertawa termehek-mehek... eh salah... terbahak-bahak dan menjawab dengan enteng, "Pastor...Pastor... Tenang... Kita masih punya 2 Parasut kok... Soalnya tas yang diambil sama si Pak Hitler tuh ransel saya... >.^"

No comments:
Post a Comment
Hello kawan!
Put your comments under here.... Please!!!
Also, you may use the emoticon above by typing the code...